

Mengwi, 17 Juli 2026 – SMA Negeri 1 Mengwi melaksanakan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah hari keempat pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter peserta didik baru melalui perpaduan aktivitas fisik, edukasi, serta pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan potensi diri dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan diawali dengan Salam Sapa Murid Baru dan pemutaran lagu jingle MPLS Ramah “Hari Baru”, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan outbound yang dipandu oleh OSIS melalui permainan Triwizard Water Relay dan Levicorpus Challenge. Aktivitas tersebut bertujuan membangun kerja sama, kekompakan, komunikasi, serta jiwa sportivitas di antara peserta didik baru.
Pada sesi sosialisasi, peserta didik menerima materi mengenai Bahaya NAPZA yang disampaikan oleh narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya, serta pentingnya menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Selanjutnya, peserta didik mengikuti materi umum mengenai Pengenalan Kurikulum melalui Pertumbuhan Motivasi, Semangat, dan Cara Belajar Efektif yang disampaikan oleh Ibu Ni Made Sariasih, S.Pd.,M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Materi ini memberikan gambaran mengenai sistem pembelajaran di SMA Negeri 1 Mengwi sekaligus membekali peserta didik dengan strategi belajar yang efektif untuk menunjang keberhasilan akademik.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Delapan Dimensi Profil Lulusan, yang bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter, kompetensi, dan keterampilan yang diharapkan dimiliki oleh lulusan sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional. Selain itu, peserta didik juga memperoleh materi Gerakan Indonesia ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama, sebagai upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, dan membangun budaya hidup yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Sebagai penutup, peserta didik mengikuti kegiatan ice breaking yang dipandu oleh OSIS melalui berbagai permainan edukatif, seperti Scourgify Challenge, Daily Prophet Report, dan Dumbledore’s Army Mission, yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta mempererat kebersamaan antarpeserta didik. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi refleksi, sebagai sarana untuk mengevaluasi pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama pelaksanaan MPLS Ramah hari keempat.

Diskusi Berita